Lokakarya Estetika Kokedama (Bola Lumut) untuk
Penduduk Baru Miaoli Selatan Hadir dengan Hangat
Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyesuaian
fisik-mental serta dukungan emosional bagi penduduk baru yang hidup di negeri
orang, Pusat Layanan Keluarga Penduduk Baru Distrik Miaoli Selatan akan
menyelenggarakan kegiatan “【Menanam Hati di Negeri Asing, Meraih Kebahagiaan yang Utuh】Terapi Estetika Tanaman bagi Penduduk Baru” pada hari Sabtu, 13 Juni 2026.
Melalui kelas kerajinan tanaman dan terapi sensorik, kegiatan ini menemani para
perempuan penduduk baru beserta warga peserta untuk melepaskan tekanan di
tengah kehijauan dan aroma tanah, sekaligus merasakan kekuatan penenangan jiwa
dan penyembuhan dalam kehidupan.
Pihak pusat menyampaikan bahwa banyak penduduk
baru datang dari jauh, dari negara asing, untuk menetap di Taiwan. Dalam
menghadapi perubahan bahasa, budaya, dan lingkungan hidup, mereka kerap harus
menanggung beragam tekanan sekaligus, seperti mengurus keluarga, mendidik anak,
dan beradaptasi dengan masyarakat. Oleh karena itu, kelas estetika tanaman ini
dirancang secara khusus, dengan harapan dapat menyediakan sebuah ruang yang
nyaman untuk berinteraksi dan menyembuhkan diri melalui media alami dan proses
kerajinan tangan.
Kelas kali ini mengusung tema utama “Merajut
Kehijauan, Merindukan Kampung Halaman, Meraih Kebahagiaan yang Utuh”, dan akan
memandu para peserta membuat sendiri tanaman kokedama (bola lumut) yang
melambangkan kebahagiaan serta doa restu. Dalam kelas ini, peserta dapat
merasakan kekuatan penyembuhan dari alam melalui proses melilitkan tali katun,
membentuk media tanam, dan menata komposisi tanaman, serta meredakan kelelahan
dan kecemasan hidup melalui interaksi dengan tanaman. Pihak pusat menjelaskan
bahwa kokedama tidak terikat pada pot bunga; ia hanya membutuhkan sinar
matahari, air, dan perawatan yang teliti agar dapat tumbuh secara alami. Hal
ini layaknya banyak perempuan penduduk baru di Miaoli yang berjuang
menyesuaikan diri dan membangun keluarga — meskipun jauh dari kampung halaman,
mereka tetap membuka lembaran hidup baru di negeri orang dengan kekuatan yang
tangguh sekaligus lembut.
Selain itu, kelas kali ini juga memadukan konsep
“terapi seni nonverbal”, dengan harapan dapat membantu peserta melampaui
hambatan bahasa melalui kreasi tanaman dan pengalaman sensorik. Melalui
interaksi dengan tanah dan tanaman, peserta dapat menenangkan kembali hati,
membangun rasa percaya diri, dan menemukan kembali rasa memiliki terhadap
kehidupan. Kelas ini juga akan memuat pengetahuan tentang perawatan tanaman dan
unsur estetika rumah, sehingga para peserta dapat mempercantik ruang rumah
mereka dengan sentuhan hijau dalam keseharian dan meningkatkan rasa bahagia
dalam hidup.
Selain mengundang para perempuan penduduk baru,
kelas ini juga menyambut berbagai kelompok etnis dan anggota keluarga untuk
turut bergabung. Harapannya, melalui pertukaran dan interaksi lintas budaya,
dapat terbangun jaringan dukungan yang ramah, mempererat saling pengertian dan
ikatan emosional, serta mewujudkan semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Ke depan, pusat akan terus merancang beragam
kegiatan pemberdayaan dan penyembuhan. Melalui layanan seperti pertukaran
budaya, dukungan kehidupan, dan perhatian psikologis, pusat akan menemani
keluarga penduduk baru agar dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan setempat
secara mantap, serta menciptakan lingkungan hidup yang lebih ramah, hangat, dan
inklusif, agar setiap penduduk baru dapat berakar dengan tenang dan hidup
bahagia di Miaoli.
Kegiatan ini direncanakan
menerima 20 orang penduduk baru beserta anggota keluarga tercinta mereka. Kuota
terbatas, pendaftaran ditutup setelah kuota terpenuhi!
Untuk pendaftaran, silakan hubungi: Supervisor Li (narahubung). Telepon: 037-371283