Rumah Residen Baru Pemerintah Daerah Miaoli

Berita kegiatan

  • Tema: “Melintasi Batas Negeri Lewat ‘Bulan’” — Workshop Belajar Bersama Membuat Kue Bulan Khas Berbagai Negara untuk Penduduk Baru
  • Tanggal pembaharuan: 2026.09.07      

Untuk mendorong pertukaran antarbudaya dan memperkuat pemberdayaan penduduk baru di tingkat lokal, dengan arahan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Miaoli, pusat kami akan menyelenggarakan “Melintasi Batas Negeri Lewat ‘Bulan’” — Workshop Belajar Bersama Membuat Kue Bulan Khas Berbagai Negara untuk Penduduk Baru pada hari Kamis, 10 September 2026, pukul 13.30–18.30, di Balai Kegiatan Komunitas Puding, Jalan Zhongxin No. 61-3, Kelurahan Puding, Kota Houlong, Kabupaten Miaoli. Kegiatan ini direncanakan mengundang 30 penduduk baru beserta anggota keluarganya untuk ikut serta. Melalui praktik membuat kue bulan bergaya Taiwan maupun bercita rasa mancanegara, peserta akan diajak mengenal beragam budaya perayaan sambil mempraktikkannya secara langsung, sekaligus membuka babak baru dalam pertukaran kuliner lintas budaya dan pemberdayaan penduduk baru.

 

Workshop kali ini secara khusus mengundang instruktur profesional asal Taiwan dan asal Indonesia untuk mengajar bersama, dengan dibantu oleh asisten budaya asal Vietnam dan asal Indonesia. Tim instruktur berlatar belakang multibudaya ini akan mengajak para peserta mengenal budaya perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur yang begitu khas di kalangan masyarakat Tionghoa Indonesia. Selain memperkenalkan adat istiadat dan kekhasan kuliner Festival Pertengahan Musim Gugur ala Tionghoa Indonesia, program ini juga menghadirkan pengalaman memadukan teh herbal tradisional Indonesia dengan kue bulan, sehingga peserta dapat memahami beragam pemaknaan “berkumpul”, “berbagi”, dan “doa restu” dari berbagai budaya melalui kuliner perayaan.

 

Di lokasi acara juga disiapkan pengalaman membuat kue bulan secara langsung. Dipandu langsung oleh instruktur dan asisten budaya, peserta akan menyelesaikan pembuatan kue bulan tahap demi tahap—mulai dari menguleni kulit, membungkus isian, hingga membentuk kue jadi—sehingga mereka belajar dengan cara “belajar sambil praktik, belajar sambil menikmati” dan merasakan sendiri pesona budaya kuliner mancanegara. Seiring satu demi satu kue bulan mulai terbentuk, suasana perayaan pun akan terasa kental di tengah keakraban dan tawa, sehingga makna kebersamaan Festival Pertengahan Musim Gugur tidak hanya terasa di lidah, tetapi juga menjelma menjadi jalinan hangat berupa pertukaran, saling pengertian, dan saling berbagi antarbudaya.

 

Selain membuat kue bulan dan pengalaman budaya, sorotan besar lainnya dari kegiatan ini adalah “Berbagi Pengalaman Berwirausaha Penduduk Baru”. Acara ini secara khusus mengundang para saudari penduduk baru yang telah tinggal, bekerja, dan perlahan berakar di Taiwan untuk berbagi cara memadukan budaya kuliner kampung halaman ke dalam pasar Taiwan, serta pengalaman nyata mulai dari menumbuhkan minat, mengembangkan produk, hingga merintis usaha mikro. Melalui kisah hidup dan perjalanan usaha yang nyata, peserta dapat melihat beragam kemungkinan pengembangan diri penduduk baru di Taiwan. Kegiatan ini juga memberikan rujukan praktis dan dukungan positif bagi keluarga penduduk baru yang ingin merintis usaha mikro atau mengembangkan kuliner khas kampung halaman.

 

Pihak pusat menyampaikan bahwa kuliner bukan sekadar bagian dari kehidupan sehari-hari, melainkan juga media penting untuk mendorong pemahaman dan pertukaran antarbudaya. Workshop “Melintasi Batas Negeri Lewat ‘Bulan’” menjadikan Festival Pertengahan Musim Gugur sebagai poros pertukaran budaya dengan memadukan kuliner mancanegara, praktik membuat kue bulan, dan berbagi pengalaman berwirausaha, sehingga penduduk baru tidak hanya menjadi pewaris budaya, tetapi juga turut menjadi pelaku pertukaran budaya dan praktik kreativitas. Hal ini memperlihatkan besarnya energi multibudaya penduduk baru serta peluang tak terbatas bagi pengembangan mereka di tingkat lokal.

 

Pusat juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Miaoli dalam mendorong layanan kesejahteraan penduduk baru dan kebijakan pemberdayaan multibudaya. Melalui pembelajaran budaya bersama, pelatihan keterampilan, pertukaran pengalaman, dan penghubungan sumber daya, penduduk baru didorong untuk mengembangkan keahlian budaya dan pengalaman hidupnya, meningkatkan partisipasi di masyarakat serta kemampuan mengembangkan diri, sekaligus mendorong warga sekitar untuk mengenal, memahami, dan menghargai budaya yang berbeda. Dengan setiap pertukaran dan pembelajaran bersama, diharapkan keberagaman budaya dapat saling terjalin dan saling melengkapi di bumi Miaoli, demi bersama-sama mewujudkan masyarakat majemuk yang ramah, inklusif, dan penuh semangat.

 

Kegiatan ini direncanakan menerima 30 orang penduduk baru beserta anggota keluarganya. Kuota terbatas, pendaftaran ditutup setelah kuota penuh!

Pendaftaran silakan menghubungi: Supervisor Li (narahubung)
Telepon: 037-371283