Untuk mendorong
pertukaran antarbudaya dan memperkuat pemberdayaan penduduk baru di tingkat
lokal, dengan arahan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Miaoli, pusat kami akan menyelenggarakan
“Melintasi Batas Negeri Lewat ‘Bulan’” — Workshop Belajar Bersama Membuat Kue
Bulan Khas Berbagai Negara untuk Penduduk Baru pada hari Kamis, 10 September
2026, pukul 13.30–18.30, di Balai Kegiatan Komunitas Puding, Jalan Zhongxin No.
61-3, Kelurahan Puding, Kota Houlong, Kabupaten Miaoli. Kegiatan ini
direncanakan mengundang 30 penduduk baru beserta anggota keluarganya untuk ikut
serta. Melalui praktik membuat kue bulan bergaya Taiwan maupun bercita rasa
mancanegara, peserta akan diajak mengenal beragam budaya perayaan sambil
mempraktikkannya secara langsung, sekaligus membuka babak baru dalam pertukaran
kuliner lintas budaya dan pemberdayaan penduduk baru.
Workshop kali
ini secara khusus mengundang instruktur profesional asal Taiwan dan asal
Indonesia untuk mengajar bersama, dengan dibantu oleh asisten budaya asal
Vietnam dan asal Indonesia. Tim instruktur berlatar belakang multibudaya ini
akan mengajak para peserta mengenal budaya perayaan Festival Pertengahan Musim
Gugur yang begitu khas di kalangan masyarakat Tionghoa Indonesia. Selain
memperkenalkan adat istiadat dan kekhasan kuliner Festival Pertengahan Musim
Gugur ala Tionghoa Indonesia, program ini juga menghadirkan pengalaman
memadukan teh herbal tradisional Indonesia dengan kue bulan, sehingga peserta
dapat memahami beragam pemaknaan “berkumpul”, “berbagi”, dan “doa restu” dari
berbagai budaya melalui kuliner perayaan.
Di lokasi acara juga disiapkan pengalaman membuat kue bulan secara
langsung. Dipandu langsung oleh instruktur dan asisten budaya, peserta akan
menyelesaikan pembuatan kue bulan tahap demi tahap—mulai dari menguleni kulit,
membungkus isian, hingga membentuk kue jadi—sehingga mereka belajar dengan cara
“belajar sambil praktik, belajar sambil menikmati” dan merasakan sendiri pesona
budaya kuliner mancanegara. Seiring satu demi satu kue bulan mulai terbentuk,
suasana perayaan pun akan terasa kental di tengah keakraban dan tawa, sehingga
makna kebersamaan Festival Pertengahan Musim Gugur tidak hanya terasa di lidah,
tetapi juga menjelma menjadi jalinan hangat berupa pertukaran, saling
pengertian, dan saling berbagi antarbudaya.
Selain membuat kue bulan dan pengalaman budaya, sorotan besar lainnya
dari kegiatan ini adalah “Berbagi Pengalaman Berwirausaha Penduduk Baru”. Acara
ini secara khusus mengundang para saudari penduduk baru yang telah tinggal,
bekerja, dan perlahan berakar di Taiwan untuk berbagi cara memadukan budaya
kuliner kampung halaman ke dalam pasar Taiwan, serta pengalaman nyata mulai
dari menumbuhkan minat, mengembangkan produk, hingga merintis usaha mikro.
Melalui kisah hidup dan perjalanan usaha yang nyata, peserta dapat melihat
beragam kemungkinan pengembangan diri penduduk baru di Taiwan. Kegiatan ini
juga memberikan rujukan praktis dan dukungan positif bagi keluarga penduduk
baru yang ingin merintis usaha mikro atau mengembangkan kuliner khas kampung
halaman.
Pihak pusat menyampaikan bahwa kuliner bukan sekadar bagian dari
kehidupan sehari-hari, melainkan juga media penting untuk mendorong pemahaman
dan pertukaran antarbudaya. Workshop “Melintasi Batas Negeri Lewat ‘Bulan’”
menjadikan Festival Pertengahan Musim Gugur sebagai poros pertukaran budaya
dengan memadukan kuliner mancanegara, praktik membuat kue bulan, dan berbagi
pengalaman berwirausaha, sehingga penduduk baru tidak hanya menjadi pewaris
budaya, tetapi juga turut menjadi pelaku pertukaran budaya dan praktik
kreativitas. Hal ini memperlihatkan besarnya energi multibudaya penduduk baru
serta peluang tak terbatas bagi pengembangan mereka di tingkat lokal.
Pusat juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus bersinergi
dengan Pemerintah Kabupaten Miaoli dalam mendorong layanan kesejahteraan
penduduk baru dan kebijakan pemberdayaan multibudaya. Melalui pembelajaran
budaya bersama, pelatihan keterampilan, pertukaran pengalaman, dan penghubungan
sumber daya, penduduk baru didorong untuk mengembangkan keahlian budaya dan
pengalaman hidupnya, meningkatkan partisipasi di masyarakat serta kemampuan
mengembangkan diri, sekaligus mendorong warga sekitar untuk mengenal, memahami,
dan menghargai budaya yang berbeda. Dengan setiap pertukaran dan pembelajaran
bersama, diharapkan keberagaman budaya dapat saling terjalin dan saling
melengkapi di bumi Miaoli, demi bersama-sama mewujudkan masyarakat majemuk yang
ramah, inklusif, dan penuh semangat.
Kegiatan ini direncanakan menerima 30 orang penduduk baru beserta
anggota keluarganya. Kuota terbatas, pendaftaran ditutup setelah kuota penuh!
Pendaftaran silakan menghubungi: Supervisor Li
(narahubung)
Telepon: 037-371283